Inggris

Pawangnya Soal Berita Bola Liga Inggris Terbaru

Trio Lini Serang Liverpool Pecundangi Arsenal 4-0

Trio Lini Serang Liverpool Pecundangi Arsenal 4-0
Trio Lini Serang Liverpool Pecundangi Arsenal 4-0

Aksi trio striker Liverpool betul-betul mengguncang kancah Liga Premier pada akhir minggu lalu. Berkat ketajaman trio lini serang yang diisi oleh gelandang serang baru mereka, Mohamed Salah, lalu Sadio Mane dan juga Roberto Firmino, The Reds berhasil melumat Arsenal mentah-mentah 4 – 0 di Anfield Stadium.

Salah satu bek The Anfield Boys, Dejan Lovren pun mengatakan, kalau semua bek di klub partisipan Liga Premier bakal dibuat gentar dengan kehadiran trio striker Liverpool.

Namun demikian, dari ketiga anggota trio striker Liverpool, Salah lah yang paling mencurui perhatian kala itu. Ditambah fans juga memang sudah memantau pefroma pemain asal Mesir itu, sejak diangkut Liverpool dari AS Roma pada bursa transfer musim panas tahun ini (2017). Adapun apa yang dipertontonkan oleh Salah sejauh ini tidaklah mengecewakan fans. Selama merumput sebanyak 5 kali di pertandingan kompetitif bersama Si Merah, pria berumur 25 tahun itu sudah mendonasi 3 gol dan 2 assist.

“Kalian bisa melihatnya sendiri, bukan? Betapa bahayanya kekuatan lini serang kami yang dimotori oleh 3 pemain tokcer. Baik Salah, Mane dan Firmino semuanya punya ketangkasan dan kecepatan yang amat impresif. Begitu banyak masalah yang mereka hadirkan buat Arsenal kemarin”, terang Lovren kepada Liverpool Echo.

“Bek klub Inggris manapun dijamin bakal kelimpungan mengatasi ketajaman mereka bertiga”, sambung bek asal Bosnia yang juga bermain di timnas Kroasia itu.

Kendati begitu, Lovren juga tidak mau melayangkan sesumbar terlalu jauh semisal optimisme Liverpool untuk menyabet gelar juara Liga Premier musim ini. Walaupun mimik optimisme untuk menjuarai kompetisi tersebut pada musim 2017 / 2018 ini, tidak tersembunyikan dari wajah Lovren.

“Saya optimis, kalau Liverpool pasti tampil jauh lebih baik daripada musim lalu. Namun, saya tidak mau takabur dengan mengatakan kami lah yang pasti jadi juara”, tutup Lovren sembari berpaling dari wartawan.

Chelsea Tunjuk Cahill Jadi Kapten Baru

Chelsea Tunjuk Cahill Jadi Kapten Baru
Chelsea Tunjuk Cahill Jadi Kapten Baru

Chelsea baru saja menunjuk Gary Cahill sebagai kapten yang baru. Hal ini pun sudah mendapat konfirmasi langsung dari Antonio Conte, kalau bek berumur 31 tahun itu bakal mengganti posisi yang dulunya diperankan oleh John Terry.

Sebelumnya, Terry memang sudah merasa tidak betah untuk bertahan lebih lama lagi di Stamford Bridge. Pasalnya Terry sudah semusim, lebih banyak didudukkan Conte di bangku cadangan. Lagipula saat Terry duduk di bench menyaksikan rekan-rekannya merumput, ia kerap melihat kalau Cahill lah yang saat ini nampak lebih banyak menahkodai anggota squad lainnya. Alhasil, Terry yang ngambek pun memutuskan untuk angkat kaki ke Aston Villa dan ban kapten kini positif terlingkar di lengan Cahill.

“Saya melihat kalau Cahill pantas menjadi kapten bagi teman-temannya. Dibanding yang lain, dia lah yang usianya paling matang dan punya jiwa leadership. Lagipula, dia sudah mengabdi di Chelsea selama bertahun-tahun dengan catatan dedikasi yang baik. Jadi, tak salah rasanya lah memberikan kesempatan buat Cahill menjadi kapten tim”, jelas Conte yang juga terlansir di London Evening Standard.

“Ya memang, bukan berarti saya memalingkan muka dari pemain-pemain kami yang juga sudah lama mengabdi lama, seperti Cesar Azpilicueta, David Luiz, lalu Thibaut Courtois, dan juga Cesc Fabregas. Semua bisa saja akan saya tunjuk menjadi kapten. Cuma saat ini saya memilih Cahill untuk mengemban amanat itu”, imbuh pelatih 47 tahun itu.

“Menurut saya, kunci seorang kapten itu bukan dinilai dari seberapa tinggi skill bermain yang dimiliki. Tapi lebih kepada kemampuan untuk menganyomi perasaan teman-temannya. Kan, tidak semua uneg-uneg tersampaikan langsung kepada pelatih atau manajemen. Keluh kesah pada umumnya dimulai dari pembicaraan di loker (ruang ganti pemain). Nah, disitulah peran kapten sangat diperlukan. Yakni, mampu meneduhkan hati teman-temannya yang sedang galau”.

“Ini akan saya jadikan syarat standar di Chelsea, bagi pemain yang nantinya akan menjadi kapten di masa depan”, tuntas pelatih yang juga sempat membesut tim nasional Italia selama 2 musim itu.